Lombok Care

Saya punya teman baik. Dia sangat baik, bukan karena dia suka beri sesuatu atau apa. Tapi kawan baik ini memiliki Lembaga yang peduli pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Namanya Apip Sutardi, ia asli Sunda, tapi kini tinggal di Lombok NTB. Ia adalah salah satu pengurus utama dari Lombok Care.

Sebuah Yayasan yang memperjuangkan hak-hak Anak Berkebutuhan Khusus terutama yang miskin dan tidak mampu untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik sesuai dengan kemampuannya.

Di Yayasan Lombok Care semua diberikan pelayanan Rehabilitasi (fisioterapi, terapi wicara, okupasi terapi) dan Edukasi (SLB, Vokasional)untuk Anak Berkebutuhan Khusus.

Lombok Care juga menguatkan Program RBM (Rehabilitasi Berbasis Masyarakat) dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang Anak Berkebutuhan Khusus. serta ikut meningkatkan bakat, minat keterampilan dan kepercayaan diri

Pada pekan lalu saya datang ke Lombok dan sempat singgah di kantor Lombok Care. Terlihat Ruang Rehabilitasi (Fisioterapi, Terapi Wicara, Okupasi Terapi), ruang ini nampaknya hanya satu di Indonesia. “Ini jadi pilot project dari kemntrian sosial dalam penanganang ABK,” ujar Apip.

Ruang Program Pelaksanaan Rehabilitasi (Fisioterapi, Terapi Wicara, Okupasi Terapi), berderet dengan ruang kelas. Dan Lombok yang berada di Lombok Timur ini memang sangat referentatif. Program Pelaksanaan Edukasi (SLB dan Vokasional.

Saat gempa bagaimana Lombok Care?

Apip menjelas bahwa Lombok Care punya Bantuan Mobile Rehabilitation untuk korban gempa lombok, Bantuan PsikoSosial untuk Korban Gempa Lombok, Bantuan Dapur Umum untuk korban gempa lombok
dan Bantuan Logistik Untuk Korban Gempa Lombok serta obat-obatan untuk pengungsi Korban gempa Lombok.

“Bantuan Dipan Darurat untuk Pengungsi Korban Gempa, toilet Inklusi Untuk camp pengugsian korban gempa bantuan alat bantu,” jelasnya.

Apip juga menjelaskan bahwa Program Home Visit bagi korban gempa yang mayoritas di Lombok Utara masih jalan.

Dalam pola pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Lombok Care yang terletak Desa Sandik Kecamatan Batu Layar Lombok adalah: jelas bahwa program rehabilitasi seperti fisioterapi, terapi wicara, parenting skill training, RBM (Rehabilitasi Berbasis Masyarakat) dan case study.

Program edukasi seperti SLB Pelangi dan life skill (kemandirian dan keterampilan).

Program sosial seperti home visit, survey (pendataan anak ABK), konseling orang tua, dan Assessment anak.

Faktor pendukung dan faktor penghambat pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Lombok Care yaitu faktor pendukung seperti (a) sarana dan prasarana, dan (c) dukungan wali murid. Kedua, faktor penghambat seperti (a) anak sulit untuk mandirI, (b) anak sulit berkomunikasi dengan baik, (c) orang tua tidak mau menyekolahkan anaknya, (d)sulit menemukan tenaga pendidik yang professional.

Saat ini Lombok Care makin dikenal, namun adai kan ada para donatur yang masih peduli dengan Lombok Care silakan kunjungi saja situsnya lombokcare.com

Selamat Kang Apip dan Neng Mindie. Maju terus Lombok Care.

AENDRA MEDITA WINATAPURA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.